Rabu, 09 Mei 2012

Juragan Demen Kado

ALAT PERAGA UNTUK SD

ALAT PERAGA “JURAGAN DEMEN KADO”

A.     Ide dasar
Pada umumnya siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal penjumlahan dan pengurangan secara langsung. Namun apabila dalam materi ini diberikan dalam bentuk permainan, siawa akan lebih bersemangat belajar dan lebih mudah memahaminya. Hal ini sesuai dengan karakteristik siswa SD kelas awal yang suka bermain dan lebih mudah memahami hal yang bersifat kongkrit dari pada abstrak.
Untuk membantu siswa lebih memahami materi penjumlahan dan pengurangan adalah dengan membuat alat peraga “Jurangan Demen Kado”. Dengan adanya alat peraga ini diharapkan kesulitan siswa mengenai penjumlahan dan pengurangan dapat diatasi.
B.     Kompetensi Dasar
Kelas II semester I
Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 500
C.     Tujuan
Alat peraga Juragan Demen Kado digunakan untuk membantu siswa dalam memahami materi penjumlahan dan pengurangan.
D.     Manfaat
Dengan alat peraga ini siswa diharapkan dapat menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan sampai 500.
E.     Alat dan Bahan:

Kertas Karton cokelat
Stiker
Gunting
Pengaris
F.     Cara Pembuatan :
a. Kertas Karton dipotong dengan menggunakan gunting dengan ukuran 4 x 10 cm sebanyak 150 buah.
b. Membuat operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dengan menggunakan stiker.
c. Penjumlahan dan pengurangan yang ada distiker ditempelkan pada kertas karton yang telah dipotong.  
G.     Bentuk Alat Peraga
 
                             
 H.     Cara Penggunaan
1. Dalam satu kelompok siswa (satu kelompok beranggotakan lima anak) akan diberikan satu set kartu-kartu yang mirip dengan domino yang terdapat angka. Masing-masing kelompok diberikan 25 kartu.
2. Setelah itu dalam satu kelompok, siswa secara bergantian diminta untuk bermemasangkan kartu-kartu tersebut berdasarkan operasi hitung yang ada yang memiliki hasil yang sama.
3. Kartu-kartu yang sama tersebut saling ditumpuk antara operasi hitung yang hasilnya sama.
Contoh :

                    
Karena kartu pertama terdapat operasi hitung 70 – 30 yang hasilnya adalah 40 dan kartu kedua terdapat operasi hitung 20 + 20 yang hasilnya juga 20 maka kedua kartu tersebut dapat dipasangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar